ShoutMix chat widget

ANAK ASUH KAMI SEMUA YATIM/PIATU/YATIM PIATU.

 

MEGANAPA PANTI ASUHAN “AMANAH UMMAH”  MENYANTUNI ANAK YATIM SAJA........?

 

Ketika kita mendengar kata Panti  Asuhan, tentu yang ada dalam benak pikiran kita adalah anak yatim,piatu, atau yatim piatu. Tetapi  apakah semua panti menampung anak yatim?

Tentu jawabannya tidak.

Di kota Bandung saja terdapat lebih 50 panti asuhan, yang tergabung dalam Forum Komunikasi  Panti Sosial Kota Bandung. Rata-rata semua panti mencapur pengasuhan anak dengan anak dhufa (tidak mampu) yang masih memiliki  ibu dan bapak. Apakah alasannya sehingga anak dhuafapun berada dalam panti?. Jawabannya adalah orangtua mereka tidak mampu menjalankan kewajiban yang semesetinya dipenuhi, dan yang utama adalah masalah pendidikan atau sekolah. Sehingga anak masuk ke dalam panti adalah target ingin sekolah, dan panti  yang selama ini mampu membantu harapan mereka.

Melalui Peraturan Menteri Sosial RI No.30/HUK/2011 tentang Standar Nasional Pengasuhan Anak untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, maka telah diatur secara lengkap dan detail mengenai pola pengasuhan anak dalam Panti.

Awalnya setiap lembaga yang menampung anak terlantar populer dengan istilah panti asuhan, tetapi seiring dengan banyaknya lembaga yang menapung anak yang dhuafa (masih memiliki orangtua) maka nama panti asusan dianggap tidak cocok lagi dan pemerintah merubah nama lembaga menjadi Panti Sosial Asuhan Anak. Dengan aturan yang baru ini semua lembaga yang menanpung anak-anak dirubah menjadi LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak).

Aturan baru ini lengkap mengatur tentang; prinsip-prinsip pengasuhan alternatif untuk anak, standar pelayanan pengasuhan, dan standar kelembagaan.

“Amanah Ummah” sebagai LKSA dari awal punya komitmen untuk hanya menyatuni anak yatim,piatu,yatim piatu. Walaupun kami tidak menutup mata bahwa banyak anak dhuafa yang harus kami bantu.

Lalu apa bedanya....? jelas ini sudah menjadi komitmen kami dari awal lembaga ini berdiri, dan keberqahan yang telah kami rasakan dan juga para donatur.

Tetapi ada hal lain yang berbeda dalam pengasuhan, karena mengurus anak yatim cenderung lebih sulit dari pada anak dhuafa, anak dhuafa masuk ke panti dengan kesiapan, sedangkan anak yatim karakter mereka berbeda dan betul-betul diperlukan kesabaran.

Ya Allah istiqomahkan kebaran kami dalam mengasuh mereka, aamiin.......

 

 

Go back